Selasa, 30 Juli 2013

cinta monyet ana (part 2)

ketika mereka sedang asyik berbalas pesan. hp ana berdering untuk kesekian kalinya. tetapi dering ringtone kali ini berbeda. ketika dilihat, erwan yang menelpon. "hai na, tadi kok ditutup gitu aja sih? akukan kangen banget ama kamu na". "eh erwan sorry yah, tadi mamah manggil. jadi aku terpaksa nutup telepon tadi. maaf yaa". "iya gpp. oya lagi apa sekarang na?". "lagi dikamar nih. lagi liat diri sendiri". "maksud kamu apa na? aku ga ngerti", "hm ..... pokoknya aku lagi liat diri sendiri". "yeeeee .. geje kamu hahaha". "biarin:P hahaha".
didalam hati, ana sebenarnya dia ingin mengatakan bahwa dia mencintai cowo lain, tetapi mulutnya membeku ketika dia akan mengatakan hal tersebut. karena dia tidak tega menyakiti cowo yang udah menyayanginya dengan tulus. sebenarnya erwan adalah cowo yang sangat baik, tidak neko- neko tetapi sayangnya hubungannya dengan erwan tidak terlalu romantis. karena erwan dan ana termasuk hubungan yang long distance. apapun bisa terjadi pada hubungan mereka. "na, aku sayang banget ma kamu. aku pingin ketemu ma kamu na". " hm ... tapi wan, aku malu. fisik aku ga sebagus cewe lain". "aku ga perduli. aku sayang ama kamu tulus. aku ga main-main na". "hm ... beneran? tapi aku belum siap wan". "loh knp?". "aku maluuuuuu. malu bangeeeeeet". ana dan erwan berbincang cukup lama hingga kuping mereka panas. 

keesokannya, ketika ana bangun, ana melihat pesan masuk yang dikirim untuknya dari erwan "bangun sayaaaaang, udah pagi ini. love you". ana tersenyum pagi ini. dia menyayangi evan tetapi dia juga menyayangi erwan. erwan selalu ada untuknya, setiap ana sedih, kesal dan marah, ana selalu menumpahkan semuanya kepada erwan. erwan tidak pernah protes ataupun marah karena dia tau, ana seorang perempuan yang tidak bisa menahan emosi, erwan tidak ingin mendengar ana menangis. dia akan selalu menjadi pendengar yang baik bagi ana dan akan selalu ada buat ana. karena itulah ana menyayangi erwan, erwan selalu ada buat dirinya.
tetapi pada hari itupun ana memutuskan hubungannya dengan erwan, karena ana merasa erwan tidak selalu ada untuknya, karena hubungan mereka long distance dan karena ana memang sudah merasa benar-benar cocok dengan evan. 
setelah hari itu, evan tidak menghubungi lagi ana, mereka benar-benar lost contact. anapun tidak tahu harus bagaimana. setelah sekian lama dia mengharapkan cowo yang akan mengisi lembaran barunya,kini evan pergi entah kemana tanpa meninggalkan jejak sama sekali. beberapa minggu yang sudah lalu, ana masih memikirkan evan yang sampai saat ini masi tidak tahu keberadaannya dimana. ketika itupun ana menyesali semua apa yang sudah dia lakukan kepada cowo yang benar menyayanginya dengan tulus. menyayanginya dengan sepenuh hatinya.
ana mencoba untuk menghubungi erwan melalui akun facebooknya. status yang dibuat erwan beberapa jam yang lalu dan itu membuat ana menangis karena dia tahu erwan masi menyayanginya. status yang dibuat erwan membuat ana menyesali perbuatannya dulu, "kalau waktu itu aku tau, kalau kamu itu memang yang terbaik untuk aku. mungkin kita masih berhubungan, nikah dan mempunyai anak yang lucu-lucu". "maaafin aku erwan, aku sayang kamu" kata-kata itu terus ana ucapkan sambil menangis. dan kini hati ana benar- benar hancur. isi status yang dibuat erwan itu "teman-teman doa'in gue, gue mau melaksanakan pernikahan dengan wanita pilihan gue. yang gue sayangi".
ana sampai kinipun  masi tidak bisa melepaskan kepergian erwan, ketika tidurpun erwan masi saja muncul dalam mimpinya. kenangan mereka berdua yang indah dulu kini sudah menjadi kenangan yang takan terlupakan olehnya. dan akan selalu disimpan sampai kapanpun ...

Tidak ada komentar: